Baznas Perkuat Kesejahteraan Mitra Ojek dengan Layanan Kesehatan Gratis

Kamis, 12 Februari 2026 | 14:34:00 WIB
Baznas Perkuat Kesejahteraan Mitra Ojek dengan Layanan Kesehatan Gratis

JAKARTA - Baznas RI melalui Rumah Sehat Baznas (RSB) meluncurkan Program Shelter Ojek Sehat (SOS) untuk memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, terutama mitra ojek daring dan pangkalan. 

Program ini dilaksanakan di 15 titik Jabodetabek menjelang Ramadhan. Inisiatif ini diharapkan dapat menyentuh langsung kebutuhan kesehatan para pengemudi ojek.

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar Baznas dalam menyambut Ramadhan. 

Program ini difokuskan untuk memastikan kesehatan para pengemudi ojek tetap terjaga. Sehingga mereka dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan tetap produktif mencari nafkah.

"Menjelang Ramadhan, kami ingin memastikan saudara-saudara kita para pengemudi ojek berada dalam kondisi sehat," ucap Saidah. Ia menambahkan hal ini penting agar pengemudi ojek tetap dapat bekerja secara produktif. Program ini juga menjadi bentuk perhatian langsung Baznas terhadap kesejahteraan pekerja informal.

Layanan Kesehatan yang Disediakan

Program Shelter Ojek Sehat menghadirkan berbagai layanan kesehatan secara gratis bagi para mitra ojek. Pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, kolesterol, hingga asam urat menjadi bagian dari layanan. Selain itu, peserta juga mendapatkan konsultasi medis, serta obat dan vitamin tanpa biaya tambahan.

Saidah menekankan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama produktivitas. Terlebih bagi pekerja informal yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas harian di jalan. Dengan kondisi tubuh yang sehat, mereka mampu bekerja lebih optimal.

Ia menambahkan, layanan ini juga menjadi wujud pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran. Dengan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, Baznas berharap zakat yang disalurkan membawa keberkahan bagi banyak pihak. Layanan kesehatan gratis ini menjadi salah satu cara konkret menyalurkan kebaikan melalui zakat.

Target Penerima Manfaat dan Pelaksanaan

Direktur Pendistribusian Baznas RI, Ahmad Fikri, menjelaskan bahwa program ini dilaksanakan selama sepekan di 15 titik berbeda. Kegiatan berlangsung dengan target menjangkau hingga 2.000 penerima manfaat. Setiap titik diatur agar proses pemeriksaan dan konsultasi berjalan lancar dan teratur.

Menurut Fikri, momentum pra-Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kondisi kesehatan para mitra ojek. Para pengemudi yang sehat akan lebih siap menghadapi aktivitas harian dan ibadah puasa. Program ini diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi mereka untuk tetap produktif.

Fikri menekankan pentingnya kesiapan kesehatan menjelang Ramadhan. Dengan tubuh yang prima, pengemudi ojek dapat bekerja lebih optimal dan menjalankan ibadah dengan khusyuk. Hal ini menjadi salah satu fokus utama Baznas dalam penyelenggaraan program SOS.

Makna Sosial dan Keberkahan Program

Program Shelter Ojek Sehat tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga memberi makna sosial yang luas. Program ini menunjukkan bahwa zakat yang dikelola Baznas dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Diharapkan kegiatan ini menjadi syiar kebaikan yang menyentuh banyak lapisan masyarakat.

Saidah menegaskan, kegiatan ini menunjukkan bahwa zakat yang ditunaikan masyarakat melalui Baznas dikelola secara amanah. Penyaluran yang tepat sasaran menghadirkan keberkahan bersama di bulan suci. Program ini menjadi contoh konkret bagaimana zakat dapat mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama pekerja sektor informal.

Layanan ini juga membangun hubungan yang lebih erat antara Baznas dan masyarakat penerima manfaat. Para pengemudi ojek merasa diperhatikan, sehingga kepercayaan terhadap pengelolaan zakat semakin meningkat. Program ini menciptakan dampak positif ganda, baik secara sosial maupun spiritual.

Harapan dan Dampak Jangka Panjang

Baznas berharap layanan kesehatan gratis ini dapat menjadi contoh program berkelanjutan untuk pekerja sektor informal. Dengan kesehatan yang terjaga, pengemudi ojek mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan. Program ini juga mendorong mereka untuk lebih percaya diri menghadapi aktivitas harian.

Fikri menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat memotivasi pengemudi ojek untuk tetap semangat mencari nafkah. Selain itu, mereka dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik dan nyaman. Inisiatif ini menunjukkan kepedulian Baznas terhadap kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Saidah menutup dengan harapan agar program Shelter Ojek Sehat menjadi momentum kebaikan yang terus berlanjut. Kesehatan dan kesejahteraan pengemudi ojek menjadi prioritas utama Baznas. Program ini menjadi bukti nyata bahwa zakat dapat membawa manfaat luas bagi masyarakat, khususnya mereka yang bekerja di sektor informal.

Terkini