PLN Pastikan Pasokan Listrik Andal Dukung KEK Bitung

Jumat, 13 Februari 2026 | 08:58:49 WIB
PLN Pastikan Pasokan Listrik Andal Dukung KEK Bitung

JAKARTA - Upaya memperkuat fondasi industri di Sulawesi Utara tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik kawasan, tetapi juga pada kesiapan infrastruktur penunjang yang mendasar. 

Salah satu elemen krusial tersebut adalah pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan.  Dalam konteks pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Bitung, dukungan kelistrikan menjadi faktor penentu yang mampu mendorong percepatan investasi sekaligus menjaga kelancaran operasional industri.

PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam memastikan ketersediaan tenaga listrik guna mendukung pertumbuhan industri di Kawasan Ekonomi Khusus Bitung, Provinsi Sulawesi Utara. 

Kesiapan ini dipandang sebagai bagian integral dari strategi penguatan daya saing kawasan, seiring meningkatnya minat pelaku usaha terhadap potensi ekonomi di wilayah tersebut.

General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun di Manado, 12 Februari 2026 mengatakan pihaknya secara konsisten mendukung pengembangan kawasan industri melalui penyediaan pasokan tenaga listrik yang andal dan berkelanjutan.

Dia mengatakan kesiapan infrastruktur kelistrikan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing kawasan dan menarik minat investor, terutama wilayah KEK Bitung.

“PLN berkomitmen memastikan ketersediaan listrik yang andal untuk mendukung pengembangan KEK Bitung. Sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar pengembangan kawasan industri ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak ekonomi yang luas,” ujar Usman.

Komitmen Kelistrikan Untuk Daya Saing Kawasan

Komitmen PLN dalam mendukung KEK Bitung tidak hanya berhenti pada penyediaan daya listrik semata, tetapi juga mencakup upaya menjaga keandalan sistem secara menyeluruh. Ketersediaan listrik yang stabil dinilai sebagai prasyarat utama bagi industri, terutama sektor manufaktur dan pengolahan yang membutuhkan suplai energi tanpa gangguan.

Keandalan tersebut menjadi salah satu indikator penting bagi investor dalam mempertimbangkan ekspansi maupun penanaman modal baru. Infrastruktur kelistrikan yang siap dan terencana dengan baik memberikan kepastian usaha serta meminimalkan risiko operasional.

Dengan pendekatan berkelanjutan, PLN memastikan bahwa pertumbuhan kebutuhan listrik di kawasan industri dapat diantisipasi sejak awal melalui perencanaan matang dan penguatan jaringan distribusi.

Sinergi Lintas Sektor Perkuat Infrastruktur

Manajer PLN UP3 Manado, Revi Aldrian menambahkan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan faktor krusial dalam mendukung kelancaran operasional industri di KEK Bitung.

PLN memastikan kesiapan sistem kelistrikan melalui perencanaan yang terintegrasi serta koordinasi lintas sektor.

“Listrik merupakan infrastruktur vital dalam pengembangan kawasan industri. Kami memastikan bahwa infrastruktur kelistrikan siap mendukung pertumbuhan industri di KEK Bitung sejalan dengan rencana pembangunan jalan nasional dan fasilitas publik lainnya yang sedang dikerjakan oleh mitra instansi terkait” ungkap Revi.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pengembangan kawasan industri tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi erat antara penyedia energi, pemerintah daerah, serta instansi pembangunan lainnya agar seluruh elemen infrastruktur tumbuh secara selaras.

Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat realisasi proyek strategis sekaligus menciptakan ekosistem industri yang terintegrasi.

Koordinasi Intensif Dengan Pemangku Kepentingan

PLN Suluttenggo telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk bertujuan menyelaraskan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur pendukung kawasan, termasuk jalan nasional, jaringan utilitas, serta pasokan air bersih.

Koordinasi dengan Administrator KEK Bitung, Direktur Utama PT Membangun Sulut Maju (MSM), Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara, serta PDAM Kota Bitung.

Dari pihak PLN, hadir Manajer UP3 Manado didampingi Manajer ULP Bitung untuk membahas kesiapan jaringan serta pemetaan jalur utilitas agar pembangunan jalan nasional tidak bersinggungan dengan jaringan kabel listrik maupun infrastruktur vital lainnya.

Langkah koordinatif tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proyek pembangunan berjalan harmonis tanpa menimbulkan kendala teknis di lapangan. Dengan pemetaan jalur utilitas yang matang, potensi tumpang tindih infrastruktur dapat dihindari sehingga tata ruang kawasan menjadi lebih tertata.

Penataan Kawasan Demi Efisiensi Dan Keberlanjutan

Langkah ini dilakukan guna menciptakan tata ruang kawasan yang rapi, efisien dan minim hambatan teknis.

Penataan yang terencana tidak hanya berdampak pada kelancaran pembangunan saat ini, tetapi juga menjadi fondasi jangka panjang bagi ekspansi kawasan industri di masa mendatang. Infrastruktur yang tersusun rapi memudahkan perawatan jaringan, pengembangan kapasitas, hingga integrasi teknologi baru.

Kesiapan kelistrikan yang dipadukan dengan pembangunan jalan nasional serta fasilitas publik lainnya menunjukkan bahwa pengembangan KEK Bitung diarahkan secara komprehensif. Tidak hanya fokus pada pertumbuhan industri, tetapi juga pada keberlanjutan dan efisiensi tata ruang.

Dengan dukungan sistem kelistrikan yang andal, diharapkan KEK Bitung mampu menjadi magnet investasi sekaligus motor penggerak ekonomi Sulawesi Utara. Kehadiran industri yang berkembang akan membuka lapangan kerja, meningkatkan aktivitas perdagangan, serta memperkuat rantai pasok regional.

Komitmen PLN dalam memastikan ketersediaan tenaga listrik menjadi bagian penting dari upaya bersama mendorong transformasi kawasan. Melalui sinergi lintas sektor dan perencanaan terintegrasi, pengembangan KEK Bitung diharapkan berjalan optimal serta memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Terkini